Meski baru meluncurkan website
awal Februari lalu, Pemkot Tasikmalaya sudah mencetuskan niatnya
untuk membentuk Tasikmalaya Cyber City.
Acara
peluncuran situs web
Pemkot Tasikmalaya.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh walikota Tasikmalaya,
Syarif Hidayat di saat peluncuran situs web Pemkot Tasikmalaya.
Menurut Hidayat, peluncuran website menjadi langkah awal Pemkot
untuk menuju Tasikmalaya Cyber City (TCC).
Masih menurut Hidayat, ide untuk membentuk TCC muncul ketika
Pemkot tengah mempersiapkan rencana peluncuran website. “Saya
bertemu dengan mitra dari salah-satu perusahan telekomunikasi,
dari situ ide bergulir,” tuturnya. Praktis, lanjut Hidayat,
dari sekarang Pemkot harus mulai intens untuk membangun Teknologi
Komunikasi dan Informasi (TIK). “Pembangunan itu bisa
dilakukan dengan cara yang tepat, termasuk bagaimana menerapkan
IT governance sehingga nantinya terwujud good governance,”
ujarnya, bersemangat. Masih menurut Hidayat, IT Governance sangat
tepat diterapkan dilihat dari sisi kompleksitas kinerja di pemerintahan.
Sejauh ini, diakui Hidayat, Pemkot Tasikmalaya masih menapak
ke tahapan pertama e-government yakni peluncuran website. Untuk
itu, ia pun menyadari bahwa pembangunan TIK di wilayah yang
dikomandaninya masih harus melalui proses yang panjang.
Para
pembicara lokakarya pengembangan e-government (kiri). Perjanjian
pembentukan cyber city antara Pemkot Tasikmalaya dan PT Telkom
disaksikan Dirjen Aptel Depkominfo (kanan).
Adapun peluncuran website yang beralamatkan di www.tasikmalayakota.
go.id dilakukan oleh Dirjen Aplikasi Telematika Depkominfo Cahyana
Ahmadjayadi. Tampilan website milik kota yang dikenal dengan
usaha bordirannya ini, tidak jauh berbeda dengan kebanyakan
website pemerintahan. Terdapat fitur seperti menu utama (sekilas
tasikmalaya, pemerintahan, potensi daerah, sarana dan prasarana
serta serba serbi), info layanan, info kota, info pelelangan
dan sebagainya.
Syarif Hidayat
Walikota Tasikmalaya.
Lokakarya
Usai peluncuran, dilanjutkan dengan lokakarya pengembangan e-government
dengan topik: “IT Governance Pemerintahan Daerah.”
Tampil sebagai pembicara Cahyana Ahmadjayadi, Jazi Eko Istiyanto
(Dosen FMIPA UGM Yogyakarta), Suhono Harso Supangkat (Dosen
ITB dan staf khusus Menkominfo), Bambang Dwi Anggono (Bappeda
Kabupaten Kebumen), dan Wahyuddin (General Manager Kandatel
PT Telkom Priangan Timur yang membawahi lima wilayah termasuk
Tasimalaya).
Dalam kesempatan tersebut, Cahyana menekankan pentingnya rencana
induk e-government sebelum melakukan pembangunan TIK. “Jadi
pembangunan yang dilakukan telah dilandasi dengan perencanaan
yang matang serta taat azas,” tandasnya. Selain itu, ia
menyarankan sebagai kota yang baru membangun TIK, Pemkot Tasikmalaya
sebaiknya membangun e-government sesuai kebutuhan.
www.tasikmalayakota.
go.id
Sementara itu, Jazi menuturkan pentingnya pengelolaan data di
sebuah pemerintahan. Pasalnya, dari adanya transaksi akan membuahkan
data yang berujung pada ketersediaan informasi. “Nah informasi
yang cepat dan akurat diperlukan untuk pembuatan keputusan.
Makanya jangan pernah membuang data,” ujarnya mengingatkan.
Selanjutnya ditambahkan Suhono, dalam mengelola informasi berikut
pembangunan TIK, diperlukan orang yang secara khusus menanganinya
yakni Chief Information Officer (CIO). Adanya struktur yang
jelas, masih kata Suhono, harus dibarengi dengan pengelolaan
TI yang baik. “Di sinilah pentingnya IT Governance sehingga
pembangunan TI tidak ditempatkan sebagai proyek semata. Lebih
dari itu, bagaimana dengan adanya pembangunan TIK diperoleh
banyak manfaat positif,” tegasnya.
Dalam lokakarya yang diikuti aparat pemerintahan termasuk para
camat dan lurah ini, juga tampil pembicara dari Telkom yakni
GM Telkom Priangan Timur Wahyuddin. Sebagai pihak yang bergerak
di infrastruktur, ia siap membantu Pemkot Tasikmalaya mewujudkan
TCC. “Kami memberikan harga spesial dan siap melatih SDM
yang ada. Di tingkat masyarakat pun, kami siapkan program pemberdayaan
TIK,” tandasnya. Salah-satu yang sudah dilakukan Telkom
Priangan Timur adalah membuat Sistem Informasi Masyarakat Mandiri.
Sistem tersebut dimanfaatkan oleh para ketua RT, untuk mengelola
data informasi kependudukan. Selain pembicara di atas, para
peserta lokakarya juga mendapatkan gambaran bagaimana Pemkab
Kebumen membangun e-governmet sehingga mendapatkan berbagai
penghargaan. Pengalaman tersebut disampaikan oleh Bambang Dwi
Anggono yang pernah duduk sebagai kepala Kantor Pengelola Data
Elektronik Pemkab Kebumen. Diharapkan dengan mendapatkan gambaran
tersebut, Pemkab Tasikmalaya dapat merancang pembangunan e-governmentnya
dengan seksama.
(FR)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------