Majalah e-Indonesia - Media ICT Wahana Merajut Nusantara  
 


    Artikel Detiknas Edisi No.28
Dari Roadshow Detiknas ke Empat Perguruan Tinggi Negeri
ICT Promotion ala Detiknas
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tak banyak yang kenal dengan Detiknas, padahal usianya sudah dua tahun. Lembaga ini kemudian mengadakan roadshow ke empat perguruan tinggi negeri di pulau Jawa sebagai sosialisasi kepada masyarakat terhadap program-program yang sedang mereka kerjakan. Bagaimana dengan sosialisasi di luar pulau Jawa?


Para pembicara pada acara Roadshow dan Kuliah Umum
yang diselenggarakan di Universitas Indonesia, Depok (atas).
Suasana peserta roadshow dan kuliah umum (kanan).


Detiknas?” Lembaga apa ya? Saya baru dengar. Yang saya tahu Detikcom atau Depdiknas.” Jangan heran pengakuan seperti itu masih banyak terjadi, jika seseorang ditanyakan tentang lembaga yang dibentuk oleh Presiden SBY dua tahun lalu itu. Satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa pengakuan di atas justru datang dari kalangan perguruan tinggi, seorang guru-besar yang mengelola pasca sarjana di universitas ternama di Surabaya. Selain itu, dari data yang dihimpun e-Indonesia ketika mengadakan seminar “Evaluasi Penerapan e-Government di Indonesia” bekerja sama dengan Kementerian PAN akhir 2007, hampir semua peserta yang berasal dari daerah mengatakan baru mengetahui nama Detiknas setelah mengikuti seminar tersebut.

Ironis memang. Tapi itulah kenyataan yang ada. Detiknas memang masih kurang popular dibandingkan detikcom. Padahal dari lembaga inilah nantinya diharapkan pembangunan TIK di tanah air dapat dikoordinasikan dengan baik sehingga bisa selaras dengan tujuan pembangunan nasional. Saat ini dewan terus bekerja keras, tujuh kerangka utama (flagship) sudah dibentuk untuk memberi perhatian khusus terhadap masalah yang dihadapi, seperti soal e-education, e-procurement, e-budjeting, National Single Window (NSW), Nomor Identitas Nasional, Palapa Ring, dan Sofware Legal. Diharapkan dewan dapat menjadi penghela bagi pembangunan TIK di Indonesia, sementara inisiasi pembangunan dilakukan oleh masing-masing pemegang bisnis proses ketujuh flagship tersebut. Berhasilkah?

(kiri) Roadshow dan Kuliah Umum yang diselenggarakan di Kampus ITS, Surabaya.
(kanan) Roadshow dan Kuliah Umum yang diselenggarakan di Kampus UGM, Surabaya.




Ini yang menjadi pertanyaan banyak pihak. Rektor ITB Djoko Santoso ketika membuka “Kuliah Umum dan Roadshow Detiknas” di ITB mengatakan: “Empat perguruan tinggi sudah menggagas terbentuknya Detiknas, kini setelah dua tahun berjalan, masyarakat ingin tahu apa yang sudah dilakukan dewan.” Untuk itulah, Djoko mendukung adanya roadshow yang dilakukan Detiknas ke empat perguruan tinggi, UI, ITS, UGM, dan ITB, akhir tahun lalu dalam usaha memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang apa saja yang sudah dilakukan dewan selama ini, selain juga sebagai ajang sosialisasi agar Detiknas semakin dikenal oleh masyarakat.

Rektor ITB Djoko Santoso dan Ketua Harian Detiknas Kemal Stamboel
pada acara Roadshow Detiknas di ITB Bandung.


Suhono Harso Supangkat, staf khusus Menkominfo, yang menggagas roadshow mengharapkan agar adanya acara tersebut dapat memfasilitasi interaksi dan komunikasi antara berbagai pihak yang memiliki kepentingan atas berbagai hal yang menyangkut pengembangan TIK Nasional, selain juga mencari dan mengembangkan serta saling tukar pengalaman dalam pemikiran-pemikiran baru yang terkait dengan pengembangan dan penerapan flagship Detiknas. “Kegiatan roadshow ini sebenarnya merupakan bagian dari ICT Promotion. Di Jepang dan Korea ada tambahan tugas bagi lembaga semacam Detiknas, ya itu tadi promosi,” tutur Suhono lebih jauh tentang kegiatan Detiknas tersebut.

Kini Detiknas sudah memasuki tahun ketiga usianya. Lembaga ini tampaknya mesti terus bekerja keras guna mendorong agar flagship yang sudah disepakati dapat berjalan. Koordinasi yang solid dengan para owner flagship tampaknya harus terus dibina dan diarahkan agar pembangunan TIK kita tidak tumpang tindih dan mendapatkan hasil yang diharapkan. Apalagi masih banyak flagship lain yang menunggu untuk dibenahi oleh Detiknas.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ke atas  l  Kembali