Majalah e-Indonesia - Media ICT Wahana Merajut Nusantara

 

Kutai Kartanegara Bangun Infrastuktur untuk e-Government

Untuk mengatasi kendala jaringan dalam pelaksanaan e-government, Kutai Kartanegara membangun sendiri infrastruktur telekomunikasinya. Peresmian pengguna-annya dilakukan oleh Asisten I Bidang hukum dan Pemerintahan Setkab Kukar H. Aji Ridwan Sya’ranie September lalu dan dihadiri juga Kepala Sub Direktorat Pelayanan Umum dan Pemerintahan Depkominfo Heru Suprayitno.

Aji Ridwan berharap pembangunan infrastruktur ini dapat menjadi penunjang percepatan pembangunan di Kabu-paten Kukar, khususnya di wilayah kecamatan sehingga akan memberi dampak secara menyeluruh dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Hifsi G. Fachrannas
Kepala Kantor Pusdatinkom Kukar.


Pembangunan infrastruktur di Kukar ini mencakup infrastruktur untuk pemanfaatan sistem e-government yang menghubungkan seluruh kecamatan di wilayah Kukar dan sarana Telkomda menggunakan teknologi CDMA dengan kapasitas sebanyak 10.000 Satuan Sambungan Telepon (SST).

Menurut Kepala Kantor Pusdatinkom Kukar Hifsi G. Fachrannas, dengan dibangunnya infrastruktur sistem e-government ini diharapkan dapat mendorong telaksananya sistem pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance) serta untuk pelayanan publik. Sementara dengan adanya sarana Telkomda, diharapkan dapat membuka isolasi komunikasi bagi desa terpencil sekaligus menjadi solusi telepon tetap murah bagi warga Kukar.

Pada bagian akhir acara, para undangan diberi kesempatan melihat peragaaan simulasi pelayanan satu atap dan juga infrastuktur yang ada di kantor Pusdatinkom. Ada hal menarik yang cukup mengundang perhatian para undangan, yaitu dengan adanya monitor pemantau yang dipasang di kantor Pusdatinkom. Monitor tersebut menampilkan hasil pantauan dari atas dengan menggunakan kamera yang dipasang di atas tower di setiap kecamatan.
(DR)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BAKOMINFO Sinjai Terbitkan Buku Profil e-Government

Meskipun kata e-government sudah menjadi pembicaraan akrab dikalangan aparat pemerintah, namun implementasinya belum menunjukkan adanya sikap konsisten dari aparat untuk mewujudkannya, ini antara lain disebabkan karena kurangnya pemahaman aparat tentang e-government pada satu sisi, dan lemahnya komitmen para pimpinan SKPD untuk menerapkan e-government, pada sisi lain sebagai akibat dari terbatasnya pemahaman mereka tentang arah pengembangan e-government, sehingga walaupun perangkat dan jaringan sudah tersedia pada masing-masing unit kerja, namun pemanfaatannya belum dapat dimaksimalkan.

Upaya mengatasi kesenjangan pemahaman itu, maka Bakominfo melalui Bidang Aplikasi dan Tele-matika, pada tahun 2007 ini akan menerbitkan “Buku Profil dan Panduan E-Government” sebagai tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya berupa Bintek Aplikasi Sistem Strategis yang kesemuanya diarahkan untuk membekali dan menyamakan persepsi dikalangan aparat yang diharapkan dapat menjadi pelaksana operasional e-government pada masing-masing unit kerja.
(Drs. Budiaman, Sinjai)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Perwira TNI Harus Belajar Teknologi Informasi

“Para perwira TNI harus belajar dan menguasai Tek-nologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” tegas Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen J. Suryo Prabowo, ketika meresmikan Military Communication Center (MCC) di Makodam I/BB, Medan. Informasi adalah sesuatu yang harus direbut, dengan informasi yang cukup, kita akan menghasilkan tindakan yang tepat, dan dengan informasi yang cukup kita tidak akan mengulang kesalahan yang lalu, tambah Pangdam.

MCC merupakan infrastruktur jaringan yang mendukung tugas TNI agar lebih mumpuni dalam mengakses informasi secara cepat dan akurat. “Dalam pelaksanaan tugasnya, TNI membutuhkan tingkat profesionalisme yang tinggi. Untuk itu dibutuhkan infrastruktur pendukung yang juga memadai,” ujar Pangdam Suryo. MCC akan menjadi media komunikasi interaktif antara Kodam I/BB dengan komando di bawahnya, seperti Korem dan Kodim, yang selanjutnya diharapkan menjadi sentral pengembangan TIK di Kodam I/Bukit Barisan, tambahnya.

MCC yang dibangun ini pengadaan infrastrukturnya didukung penuh oleh PT Telkom Tbk. “Ini adalah wujud nyata dari kepedulian Telkom kepada usaha meningkatkan profesionalitas TNI,” kata Executive General Manager Telkom Divisi Regional I Sumatra, Muhammad Awaluddin.
(PA)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

MOU Sekolah di Pangkalpinang dengan Sekolah di China

Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang menjalin kerja sama dengan sekolah di Cina pada 18 Oktober lalu. MoU atau Perjanjian Kerja sama School Sister (sekolah kembar) antara Guangxi Overseas Chinese School, Nanning, China, dengan 4 sekolah menengah di Pangkalpinang itu ditandatangani di Kota Nanning Provinsi Guangxi China dan disaksikan langsung oleh Walikota Pangkalpinang. Keempat sekolah itu adalah SMAN 1 Pangkalpinang, SMAN 2 Pangkalpinang, SMKN 2 Pangkalpinang, dan SMKN 3 Pangkalpinang. Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang menjalin kerja sama dengan sekolah di Cina pada 18 Oktober lalu. MoU atau Perjanjian Kerja sama School Sister (sekolah kembar) antara Guangxi Overseas Chinese School, Nanning, China, dengan 4 sekolah menengah di Pangkalpinang itu ditandatangani di Kota Nanning Provinsi Guangxi China dan disaksikan langsung oleh Walikota Pangkalpinang. Keempat sekolah itu adalah SMAN 1 Pangkalpinang, SMAN 2 Pangkalpinang, SMKN 2 Pangkalpinang, dan SMKN 3 Pangkalpinang. (PA)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 


EDISI 22  l  EVENT NASIONAL  l  EVENT DAERAH  l  EVENT  l  KE ATAS

 

Copyright © www.majalaheindonesia.com 2007